Mengenal Istilah Governor di Android

Bagi Android user yang pernah atau sering meng-overclock atau setidaknya sering mencoba custom rom tentu mengenal aplikasi CPU control seperti setCPU, noFrills, ROM toolbox pro dan lain-lain. Didalam aplikasi tersebut terdapat pengaturan governor, nah apa perbedaan dari governor-governor tersebut. Disini saya tidak akan menjelaskan terlalu rinci mengenai pengertian per item karena saya bukan ahli kernel :D saya hanya akan menguraikan sedikit menurut berbagai sumber di forum-forum dan mencobanya satu persatu di device saya dan menjabarkan hasilnya.
Beda device, beda ROMs atau bahkan hanya beda kernel biasanya beda pula hasilnya. Dan tidak semua kernel mendukung semua governor dibawah ini:

Ondemand
Hampir semua stock kernel secara default menggunakan ondemand. Cukup seimbang antara performance dan konsumsi batere. Ondemand meloncat ke maksimum frekuensi ketika dibutuhkan kemudian step by step menurun jika CPU kondisi idle. Selalu stabil ketika saya mencobanya di stock ro m dan beberapa custom rom.

CPU governor

Lagfree
Hampir mirip dengan ondemand, hanya saja Lagfree naik turun step by step melewati smua frekuensi tidak seperti Ondemand yang meloncat ke 100% maksimum frekuensi. Banyak yang menilai Lagfree lebih irit batere, tapi ada juga yang menilai lagfree justru menjadi kurang tanggap jika tiba-tiba system membutuhkan frekuensi secara maksimum.
Tidak terlalu kasat mata perbedaannya dengan Ondemand sewaktu saya running.

Powersave
Setting maksimal frekuensi sama dengan minimal. Sepertinya tujuan utama untuk irit batere, tapi jelas tidak mungkin untuk ukuran smartphone, apalagi jika user sering bermain games.
Memang irit, akan tetapi not recomended :D

Userspace
Dari namanya seharusnya kita bisa mengatur frequensi secara manual, ane kaga tau maksud dan tujuannya :D

Conservative
Bisa dibilang bahwa Consevative adalah versi lambatnya Ondemand, frekuensi akan naik ke level tertentu dibawah maksimum. Cocok untuk irit batere tapi bukan pilihan tepat untuk performance.

Performance
Kebalikan dengan Powersave, selalu di posisi maksimum, cocoknya untuk testing benchmark score. Tidak cocok untuk penggunaan sehari-hari.

Interactive
Bisa dibilang governore ini versi cepatnya Ondemand, namun tidak terlalu memakan konsumsi batere.

InteractiveX
Dari segi performance InteractiveX sama dengan Interactive, namun dengan management batere yang lebih baik dan tentunya seharusnya akan lebih irit.

Smartass
Governor ini populer di tahun kemaren. Base on Interactive dengan beberapa modifikasi.
Disemua Sense 2.1 dan CM7.2 governor ini stabil dengan batere yang lumayan bersahabat, namun di Sense 3.5 selalu ngelag ketika membuka aplikasi sambil memutarkan musik

SmartassV2
Perbaikan dari smartass
Tak terjadi laging lagi ketika mendengarkan musik sambil membuka aplikasi lain.

Smoothass
Modifikasi dari Smartass, lebih performance dan lebih irit. Ketika saya memakai gevernor ini, frekuensi lebih banyak di maksimum namun tidak terlalu memakan batere. (beda device mungkin berbeda)

SavagedZen
Hasil modifikasi lain yang berbasis Smartass, secara keseluruhan governor ini bagus dalam hal performance dan konsumsi batere.

Minmax
Sangat bagus dalam hal performance namun konsumsi batere kurang memuaskan. Andaikata suatu sepeda motor, cocok untuk kebut-kebutan :D

Dan seperti yang katakan di paragraf awal, beda device, beda rom, beda kernel maupun perbedaan lainnya hasilnyapun bisa jadi akan berbeda meskipun terkadang tidak terlalu signifikan. Bahkan settingan I/O Scheduler-pun bisa berbeda hasil. Mengenai I/O Scheduler akan saya bahas di post yang lain.

Untuk pemakainan sehari-hari, saya sendiri menggunakan governor SmartassV2 kombinasi i/o scheduler CFQ atau SIO disaat saya memakai rom Cyanogenmod. Saat memakai stock rom saya menggunakan Ondemand atau SmartassV2 dengan i/o sceduler noop. Silahkan bereksperimen sendiri untuk mendapatkan hasil yang optimal di device Anda masing-masing.

Response to "Mengenal Istilah Governor di Android"

Post a Comment