Kenapa Android device harus di ROOT?

Pertanyaan disini bukan untuk Android user yang sudah merasa puas dengan kondisi factory default device anda masing-masing. Akan tetapi lebih dikhususkan bagi Anda-Anda yang menginginkan lebih dalam hal performance, customize dan lain sebagainya yang tidak dapat dilakukan tanpa kondisi rooted dan ragu untuk memutuskan melakukan rooting atau tidak.

Mengenai warranty, sering dikenal istilah use at your own risk dan semacemnya meskipun rooting itu sendiri legal. Ya pasti dong....barang yang kita beli kalau sudah diutak-atik sapai ke jerohannya, barang apapun itu juga wajar kalau udah lepas dari warranty. Meski begitu, jika melakukannya dengan hati-hati dan dengan cara yang benar, jarang terjadi kerusakan hardware.

Kenapa Android device harus di ROOT?

root android
Install aplikasi rooted required.
Banyak aplikasi yang saya rasa penting yang mensyaratkan device rooted seperti:

  • Root Explorer, ES File Explorer yang bisa editing file system
  • SetCPU untuk mengontrol kecepatan CPU, speed down bisa membuat batere lebih awet, speed up bisa meningkatkan performance.
  • ROM Manager untuk me-manage custom ROM
  • Chainfire3D
  • RAM Manager
  • Battery calibation 
  • Link2sd
  • dan lain-lain
Backup dan restore

Kebanyakan system recovery default sangat minim menu-menunya, ketika mengalami bootloop, gagal booting dan sebagainya kita akan kerepotan untuk merestore ataupun memflash ulang. 
Terdapat sebuah custom recovery yang banyak dipakai dan sering kita kenal dengan ClockworkMod recovery (CWM), dengan cwm kita bisa membuat backup yang dikenal dengan Nandroid Backup. Nandroid backup berisi full backup, data dan aplikasi akan ikut terbackup sehingga jika terjadi suatu hal yang mengakibatkan system bootloop kita tidak perlu flashing ulang beserta semua aplikasi yang sebelumnya sudah terinstall. Cukup booting ke CWM kemudian restore ke Nandroid backup yang diinginkan, selesai dah :P

Flash Custom ROM

Bagi yang ingin mencicipi ROM lain di device anda, hal ini dengan mudah kita lakukan. Bosan dengan custom rom yang sudah anda pakai, dengan mudah pula Anda kembali ke Stock ROM.

Response to "Kenapa Android device harus di ROOT?"

Post a Comment